Selasa, 29 Mei 2012

mengatasi nafsu makan yang kurang

Apabila kita menderita kurang nafsu makan, minum saja larutan temu ireng, Cara membuatnya ialah temu ireng diparut, kemudian dibubuhi air sedikit dan diremas-remas lantas airnya disaring, kemudian di minum. Selain menggunakan resep tersebut boleh pula menggunakan resep sebagai berikut : 1 sendok makan air limau nipis dibubuhi gula secukupnya, kemudian diminum. Lakukanlah dua kali sehari sesudah makan.

Apabila anak anda atau anda menderita nafsu makan kurang cobalah pula resep berikut ini. Belilah "widara laut" pada orang yang biasa menjual jamu di pasar sedikit saja setelah dicuci bersih, rebuslah dengan air kira-kira seliter dan bubuhi garam kira-kira 1 sedok makan, hingga akhirnya air itu tinggal segelas. Setelah disaring, minumlah tiga kali sehari, masing-masing sepertiga gelas. karena ramuan ini sangat pahit maka sebelum minum supaya menyediakan air gula untuk menghilangkan rasa pahit itu, lakukanlah berturut-turut sampai seminggu. 

Atau juga dengan menggunakan resep sebagai berikut : yaitu ambilah temu ireng sebesar induk jari, daun pepaya sebesar telapak tangan, sepersepuluh bagian buah pala, gula jawa dan garam secukupnya, haluskanlah semua bahan ini, lalu bubuhilah air masak yang telah dingin setengah gelas, minumkanlah kepada anak anda tiap-tiap pagi selama 3 hari berturut-turut. 

Selain menggunakan resep-resep di atas bisa juga menggunakan resep sebagai berikut, ambilah beberapa helai daun paria, sesudah dicuci bersih, tumbuklah sampai halus, kemudian masukanlah air sedikit kedalamnya, lalu diremas-remas. Sesudah airnya nampak hijau, saringlah sehingga ampasnya tertinggal. Berikanlah dua kali sesendok makan kepada penderita setiap pagi. Insya Allah dalam waktu singkat nafsu makan anak anda akan pulih kembali.
Read More

Senin, 28 Mei 2012

obat menghilangkan ketombe

Untuk mengobati penyakit ini banyak sekali cara dan macamnya, baik obat-obatan cosmetics maupun tradisional. Cara dan macam pengobatan itu antara lain sebagai berikut. Menjelang tidur malam, ambilah sesendok cuka campurkanlah dengan minyak kelapa serta aduklah hingga merata. Keramaslah kepala anda denga ramuan itu, kemudian bungkuslah kepala anda dengan sehelai handuk. Keesokan harinya, keramaslah dengan shampo biasa lakukanlah 2 kali seminggu. Dapat diharapkan bahwa dalam waktu yang relatif singkat, ketombe itu akan lenyap dari kepala. 

Menurut pengalaman lain, ketombe dapat diobati dengan air rendaman kangkung yang masih muda. Agar memperoleh getah yang banyak, sebaiknya petiklah sendiri di tempatnya. Caranya adalah sebagai berikut. Potong-potonglah kangkung yang masih segar itu, kemudian rendamlah di dalam air. Setelah rendaman itu berlangsung selama semalam suntuk, dan air rendaman itu berwarna kebiru-biruan, keramaslah kepala yang berketombe itu dengan air rendaman kangkung tersebut. Lakukanlah itu setiap hari. Kepala yang berketombe berat akan merasakan pedih, bila dikeramasi dengan air rendaman kangkung. Makin berkali-kali banyaknya mengeramasi kepala dengan air kangkung, makin berkurang rasa gatalnya sampai akhirnya hilang sama sekali. Untuk mencegah agar kepala tidak berketombe lagi, baik juga dikeramasi beberapa hari sekali secara rutin.
Read More

Kamis, 24 Mei 2012

tips Hindari Kanker Prostat

Kanker prostat memang menjadi suatu hal yang menakutkan bagi para pria, akan tetapi menurut penelitian, ada beberapa cara untuk mengurangi resiko terkena kanker prostat. Mau tau?

Makanlah lebih banyak makanan rendah lemak, tinggi serat, atau makanan yang mengandung asam lemak omega- 3, seperti produk kacang- kacangan contohnya tahu sutra dan kacang kedelai, tomat dan makanan yang mengandung saus tomat, sayur - sayuran seperti brokoli, kembang kol dan kol serta ikan salmon, tuna dan sarden.

Para peneliti juga menemukan cara - cara lain untuk membantu mengurangi resiko kanker prostat seperti meminum segelas anggur merah atau teh hijau, serta suplemen seperti vitamin D dan E serta selenium.

Usia di atas 50 tahun memang merupakan salah satu faktor resiko untuk kanker prostat. Lebih dari 65 persen dari seseorang yang baru didiagnosa kanker prostat berusia 65 tahun keatas. sebagai tambahan 90 persen dari kematian karena kanker prostat terdapt pada usia pria diatas 65,4 tahun.

Mari kita lihat beberapa faktor berikut ini yang bisa mengurangi resiko terkena kanker prostat :
  1. Memperbaiki keadaan kesehatan umum.
  2. Jaga agar berat badan Anda berada pada berat ideal untuk tinggi Anda. Jika Anda menderita obesitas maka temui ahli gizi untuk mengatur diet yang seimbang. Kombinasikan juga dengan kegiatan olahraga.
  3. Minum banyak air. Air sangatlah esensial untuk kesehatan karena membantu mengurangi racun - racun dari dalam tubuh. Konsumsi air yang ideal setiap hari adalah 6 - 8 gelas sehari. Kopi dan teh tidak termasuk dalam konsumsi air.
  4. Kurangi minum alkohol.
  5. Makan makanan yang banyak mengandung likopen, contohnya tomat dan buah bit.
  6. Makan makanan yang mengandung asam lemak omega-3 seperti kacang kedelai dan produknya seperti tofu, atau susu kacang kedelai, salmon, tuna dan sarden.
  7. Makan makanan yang mengandung beta karoten seperti wortel
  8. Kurangi konsumsi daging - dagingan dan lemak
  9. Pastikan Anda mendapat cukup asupan selenium dan vitamin E
  10. Terakhir, kurangi stres dan depresi. Carilah kesibukan atau olahraga demi membantu menenangkan pikiran.
dr. Intan Airlina Febiliawanti

sumber : kompas
Read More

Rabu, 23 Mei 2012

contoh surat undangan sepak bola

PANITIA PERTANDINGAN SEPAK BOLA
KHITANAN SUHENDRA
PUTRA KE 2 BAPAK DULGANI  DAN IBU SAHATI
Alamat : Kp. Lebak Pinang RT. 04/01 Desa Lebak Asih


Salam Olahraga ..!!

Dalam rangka  memeriahkan khitanan Suhendra putra ke-2 Bapak Dulgani dan Ibu Sahati, maka dengan ini kami selaku Panitia Sepak Bola akan mengadakan  pertandingan antar club.
Dan adapun pertandingan tersebut akan diselenggarakan pada :

Hari                              : Sabtu
Tanggal                         : 26 Mei 2012
Tempat                         : Lapangan Sepak Bola Lebak Pinang
Waktu                          : Jam 15.30 s.d selesai
Sistem Pertandingan     : Sistem Gugur
Jadwal Pertandingan    : Terlampir
Uang Pendaftaran        : Rp. 10.000,-
Hadiah                        : Juara I         : Uang Tunai Rp. 400.000,-
                                    Juara II        : Uang Tunai Rp. 250.000,-

Besar harapan kami agar kesebelasan yang saudara pimpin bisa ikut berpartisipasi dalam pertandingan ini.


                            Ketua Pantia                                                          Wakil


                   AHMAD NUR (EME)                                      SUHANDI BAKRI

Keterangan :
1.  Tiap kesebelasan menyerahkan bendera kesebelasan pada  panitia
2. Kesebelasan yang terlambat datang 15 menit saat bertanding maka di WO 
Read More

Rabu, 16 Mei 2012

status facebook versi sunda


Baju batik berlumut di kandang kebo,
Kamu cantik tapi mulut jiga lawang panto. Trims

Dimana ada kemaluan, disitu ada palangkakan

Neng....... Kamu itu bagai kueh.. Kalo dicabak Melenye..

bu beli pulsa elektrik |nu sabaraha? |10rebu | lada na di pisah atau di balurkeun kanu beungeut?

Seorang pria harus berani mengungkapkan isi hatinya kpd wanita, kalo engga nanti jd bisul di na bool

Nama kamu siapa? | Mawar | Kepanjangannya? | Mawar Raya No.55 Komplek Bunga Asri |

iba2 tercium bau bangkai, ya BAU BANGKAI! TERNYATA aing hitut jeung bukurna #horrorbutut

Lagi nyari obat nyamuk yang kalo dibakar asap nya berubah jadi nikita willy. Dimana ya..

terakhir aku liat kamu, kamu lagi ngala buyur sambil guyang di leuwi

Sangeunah-ngeunahna modol moal sangeunah modol di wc imah sorangan. Rek pratpretprot jejeleguran ge jongjon

Ninggali awewe geulis teh sok asa ka orok, jol hayang ngamandian weh babawaan na teh

kalo lagi galau, enaknya gue kukulintingan sambil nyari jablogeun

GPRS = Gerakan Pecinta Randa Seksi

Satibra-tibrana sare, ku mules hayang modol mah hudang langsung tibabaradug lumpat ka cai

Tinggalkanlah gebetanmu saat bau badannya mengalahkan bau kelek munding

Jangan sia-siakan mereka yang selalu ada untukmu, apalagi goblog-goblogkan mah ulah pisan omat

Panas gini anjir yah. kasian yang pacaran korongnya pasti gararing... Hih..

mamah aku boleh pacaran gak? | boleh | asiiiiik | jeung hayam tapi | ah :((

Bagai pinang dibelah dua, tarangmu lenang kelek oge sarua

Harta itu kayak sempak. Semua orang punya, tp gak usah dipamerin deh....kecuali lo Superman

Bae ah da hujan mah cai, lamun hujan heujeun bau. Komo nepika pupurucutan mah

*ninggali kapal*
keur leutik: "kapal menta duit sarebu lima ratus!"
Geus gede: "kapal menta jodo atuh bosen jomblo"

Jika kalian bermasalah dgn jerawat, segera ambil hampelas kawat

Hal yg paling menyakitkan ketika aku beli indomie adalah ketika tak ada bumbu di dalamnya

Org kaya: bangun tidur di telfon pacar, disambut mamah
Org miskin: bangun tidur barau hangseur, dibngunin ema "HUDANG KOPLOK!

Kenapa ya bujal teh suka bau? ambuan geura sok

Jaman ayeuna mah montong percaya teuing ka poto profile di dunia maya. Anu jujur mah ngan poto KTP

pria hebat tak pernah gentar di udag bagong

Cewek cantik yaitu cewek yg mukanya gak mengkerut kalo lagi nongkrong di jamban

tisu itu tmn abadi kita. Disaat kita sedih (mewek jebleh lehoan) sampai kita lg apes (kacipirit, modol eweh cai) ia slalu ada

yg pacarnya tkt di gangguin udah plastikan indomaret wae, biar ga keliatan...

*keur modol*
hape hurung aya sms, lumpat teu ombeh. Pas ditinggali smsna "kartu anda memasuki masa tenggang, segera isi ulang"

Kalo kamu jadi tikus, aku rela yang jadi gotnya supaya kamu bisa kukucuprakan sapuasna

Harusnya kalo sinyal jelek jangan dimaki2, soalnya kalo dia jadi ngambek trus malah ilang, kita juga yg repot

Mun ninggali kecengan keur jeung kabogohna teh sok hayang ngajorowokeun "cing putus cing putus moal dikawin!"

Teu ngaruh rek mandi rek henteu ge, angger we geus digegel reungit mah bentol

Dan ketika oseng kangkung dan kulub taraje tak mampu meluluhkan hatimu, apa daya bensin eceran pun aku uyup

Taktak dungdangdut, aki kasunut, nini murungkut, sieun ku kan.....

Jangankan gonta ganti pacar, kolor soranganpun tara diganti

Kamu udah kaya dedek kopi aja, nampeg di hati aku

Hati2 terhadap mulut usil pihak ke 3, Jejelan aja kantong keresek alpamart lalu kepret

Cik atuh euy reungit teh nyedotna Biola.. Meh rada merdu lamun keur hiber deket ceuli teh..

Tong daek boga hubungan ngagantung, maneh teh jelema, lain cau diwarung

sumber : Google
Read More

jalan panjang penjaja cilok


Potret Kesejahterahan Indonesia kini masih jauh dari Kemerdekaan untuk hidup sejahtera. Samsul bocah 10 tahun yang tinggal di Kaki Gunung Slamet tepatnya Desa Bumijawa Kabupaten Tegal yang kini bekerja sebagai penjual bakso “Cilok”. Samsul adalah sulung dari 4 bersaudara yang duduk dikelas 4 SD. Zindan adik kandung dari Samsul yang duduk di kelas 1. Keduanya sangat piawai mempersiapkan dagangan ciloknya. Setiap pulang dari sekolah Samsul dan zindan mulai menjajakan jualannya. Samsul tidak merasa malu saat berjualan, bahkan ia merasa senang bisa membantu kedua orangtuanya. Samsul sangat senang jika zindan membantu berjualan bersamanya. Prihatin dengan kondisi orang tuanya, sepulang sekolah Samsul berjualan cilok demi mendapat sedikit rupiah.
Tak jarang Samsul dan keluarga terpaksa makan cilok tengik bila tak ada lauk teman nasi.Berbagi tugas dengan adiknya menabuh bambu guna memberi tanda saat berjualan keliling. Harga cilok dagangannya hanya 500 rupiah. Keduanya harus piawai menjajajkannya karena harus segera habis dalam sehari. Perjuangan Samsul tidak sampai disini ia harus menggendong gerobaknya. Ia tidak peduli dengan rasa sakit dipundaknya. Kadang pembeli sering hutang kepada Samsul, tapi bocah kecil ini tidak berani untuk menagih hutang dari pembeli ciloknya. Samsul seringkali berjualan diluar desanya. Bumijawa memang desa yang curah hujannya tinggi, sering Samsul dan Zidan harus bersabar untuk mengejar jualan ciloknya hingga habis karena turun hujan.

Ayah Samsul nikah muda, Ia pekerja serabutan untuk mendapatkan sesuap nasi. Ibu Samsul kini menderita sakit yang membutuhkan biaya pengobatan. Modal yang Samsul dapat merupakan iba dari salah seorang kios penggiling daging walaupun hutang keluarga Samsul belum tertunaikan. Apa mau dikata, Samsul harus berjuang demi mendapatkan rezeki untuk membantu kedua orang tuanya. Samsul tak lepas dari cacian teman-teman sebayanya saat berjualan. Ia tidak peduli dengan itu semua. Masa kecil Samsul tidak sepenuhnya bias ia nikmati. Teman-teman sebayanya kadang ingin mengajak bermain saat pulang sekolah namun Samsul keluar rumah dengan gerobag yang di gendongnya. Ibu Samsul sering merasa bersalah melihat anaknya berjualan keliling untuk membantu perekonomian keluarganya.

Jarak kelahiran anak-anaknya sangat dekat sehingga pengeluaran ekonomi sangat banyak. Terutama untuk pendidikan anak-anaknya. Hingga kini Samsul masih punya tunggakan biaya pendidikan di sekolahnya. Jualan cilok tidak mampu menutupi segala pengeluaran keluarga. Dalam Sehari Samsul berjualan cilok hanya mendapatkan uang kurang lebih 12.000 rupiah. Terkadang orang tua Samsul menyerah karena tidak sanggup mebiayai sekolahnya. Samsul punya cita-cita bisa melanjutkan ke Pondok Pesantren. Namun, kedua orangtuanya tidak sanggup mewujudkan impian Samsul. Samsul nasibnya tidak ingin seperti orangtuanya, Ia ingin tidak buta huruf. "Samsul ingin mondok di pesantren, tapi ibu nggak punya uang. Samsul nggak ingin seperti bapak & ibu, nggak sekolah" kini Samsul dengan Semangat dan Kemauan yang tinggi dalam berjuang untuk mencapai cita-citanya.

Read More

Selasa, 15 Mei 2012

Sejarah Kecamatan Jasinga

Dalam situasi umum  dan kehidupan masyarakat Jasinga dari tahun 1945-1949, wilayah Jasinga adalah merupakan basis perjuangan yang menjadi front dan benteng pertahanan bagi daerah keresidenan Banten dalam mempertahankan proklamasi 17 Agustus 1945 kemerdekaan Republik Indonesia.
Wilayah Jasinga selain menjadi pertahanan segi militer yang mendapat dukungan penuh dari masyarakat, juga sebagai tempat peristirahatan pejuang setelah melakukan pertempuran, serta sebagai tempat dapur umum. Dengan sendirinya pula Jasinga telah menjadi daerah dan area pertempuran pertempuran dan perlawanan terhadap penjajah Netherland Indies Civil Administration (NICA) Belanda, yang akibatnya banyak melahirkan pahlawan-pahlawan dan syuhada yang gugur dalam pengabdian baktinya bagi agama, nusa dan bangsa.

Wilayah Jasinga adalah garis demorkasi pertahanan, selain dijadikan tempat dan markas pasukan tentara kita sejak BKR/TRI/TNI dan gerilyawan-gerilyawan yang akan menuju ke front, juga menjadi basis pemerintahan Kabupaten RI, sekaligus menjadi benteng pertahanan bagi daerah keresidenan Banten, yang baru dapat diinjak musuh setelah terjadinya aksi militer ke II (dua). Pada tanggal 19 Desember 1948. disamping itu pula secara politis dan taktis bahwa wilayah Jasinga dijadikan pula basis pertandingan, sebagai pemerintah (darurat) RI Kabupaten Bogor.

Jasinga merupakan wilayah kewedanaan yang dipimpin oleh seorang wedanan dan meliputi 3 (tiga) Kecamatan yaitu Kecamatan Jasinga, Kecamatan Parungpanjang dan Kecamatan Cigudeg (daerah eks tuan tanah). Masing-masing Kecamatan dipimpin oleh seorang assisten wedana (Camat) dengan batas-batas meliputi :
-          Timur            : berbatasan dengan kewedanaan Leuwiliang
-          Utara            : berbatasan dengan Kabupaten Tangerang
-          Barat            : berbatasan dengan Kabupaten Lebak
-          Selatan         : berbatasan dengan Kabupaten Sukabumi

Wilayah Jasinga adalah darah pertanian dan perkebunan karena sebagian besar masyarakatnya menggantungkn diri pada sektor ini, jenis tanaman yang dibudi dayakan adalah karet (desa Setu, Pangradin, Sipak, Koleang, Curug dan desa Cikopomayak). Kelapa sawit (desa Cimaraca) dan teh (desa Pasirmadang dan Cileuksa). Pada awalnya sebagian tanah (cucurah) digarap sendiri oleh sebagian rakyat dengan hasil yang jauh dari memuaskan, sehingga kemudian banyak rakyat yang beralih menjadi buruh/kuli perkebunan dengan upah yang sangat rendah, sekitar 0,25 yen (25 sen) dan para buruh ini dipaksa bekerja dari jam 06.00 s/d 17.00 sore.

Sarana pendidikan sangat begitu kurang pada saat itu hanya 2 (dua) Sekolah Rakyat (SR) I daerah Jasinga ini yaitu desa Jasinga (Sekarang desa Pamagersari) dengan lama pendidikan 5 tahun dan di desa Setu dengan lama pendidikan 3 tahun. Kehidupan masyarakat di daerah Jasinga adalah sangat sederhana, dengan agama Islam sebagai agama yang paling banyak dianut, dan pada umumnya mereka cukup taat melaksanakan ajaran agamanya itu, hal ini dikarenakan sudah banyak tersebarnya para alim ulama, pondok-pondok pesantren dan sekolah-sekolah pendidikan agama disetiap penjuru desa.

Pada saat itu (penjajahan Jepang) rakyat Jasinga dibuat kelaparan, yang setiap harinya tidak kurang dari 2-3 orang yang mati kelaparan, mayat-mayat manusia banyak bergelimpangan dibawah pohon, di lorong-lorong dan pinggir jalan, semua ini dikarenakan hasil panen banyak yang gagal ditambah lagi hasil panen tersebut harus disetorkan ke Jepang. Dan lebih di perparah lagi ketika Jepang menerapkan sistem kerja paksa (romusha) dalam rangka pembuatan lapangan terbang di Rumpin dan pembuatan jalan Raya di Bayah Banten, ada sekitar 10 orang rakyat Jasinga yang meninggal karena kelaparan dan diperlakukan buruk oleh tentara Jepang. Pada sat itu rakyat dipaksa untuk ikut bekerja, dimana mereka (rakyat) diharuskan mendaftar diri di komicok (ketua RT) setiap desa. Base camp Jepang sendiri pada waktu itu berada di Gedong Sawah dengan kantor jumsa (polisi Jepang) berada di tugu (sekarang Polsek Jasinga. Pada saat itu rakyat Jasinga dibuat sengsara dan harus bekerja paksa demi kepentingan Jepang. Kemudian pada tanggal 15 Agustus 1945 pemerintah Jepang yang diwakili oleh Kasiar Herdito mengumumkan penyerahan Jepang tanpa syarat menyerah kepada sekutu, dengan demikian berakhirlah kekejaman penjajahan Jepang di Indonesia termasuk di Jasinga.

Selanjutnya tanggal 17 Agustus 1945 detik-detik proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia (RI) di Jakarta digaungkan proklamasi republik Indonesia (RI) dan bergema ke seluruh nusantara persada Indonesia dengan sambuatan hangat dari seluruh lapisan masyarakat dengan rasa harus dan gembira, salah satunya adalah daerah Jasinga. Pada sat itu seluruh pemuda dan seluruh lapisan masyarakat Jasinga bersama-sama menurunkan bendera Jepang di Gedong Sawah  (base camp Jepang) yang dikenal dengan Jasinga estate yang dijaga oleh seorang Jepang, penuruan bendera Jepang tersebut dipimpin oleh Djaenal Alim dan dibantu kawan-kawannya seperti E. Sugandi, Nurali, Satia Wihana, Sajuki dan Owen. Pada saat itu dan sekitar detik-detik proklamasi tepatnya hari Jum’at jam 10.00 pagi semua rakyat Jasinga sudah berkumpul di depan kantor juansa (kantor polisi Jepang) atau dikenal dengan bipak (berbentuk panggung) pada saat itu rakyat mendengarkan berita proklamasi hanya dengan sebuah radio, konon sebagai salah satu-satunya radio yang ada di daerah Jasinga pada waktu itu, ketika Soekarno-Hatta selesai membacakan naskah proklamasinya, maka serentak semua rakyat Jasinga berteriak merdeka-merdeka dan mengumandangkan Allohu Akbar…

Selain lewat informasi dari radio, sebagian masyarakat Jasinga mengetahui berita proklamasi salah satunya dari surat kabar, seperti koran Asia Timur dan Soeara Asia. “salam merdeka” menjadi salam nasional yang wajib diucapkan jika seseorang bertemu dengan seseorang seperjuangannya. Tidak lama  setelah berita proklamasi tersebut, Bupati Bogor yang pertama R. Ipik Gandamana memerintahkan wedana Jasinga K.H. Abdul Muhyi untuk segera membentu membentuk Komite Nasional (KNI) distrik Jasinga disertai penjelasan-penjelasan mengenai perihal kemerdekaan Republik Indonesia. Maka pada hari minggu tanggal 19 Agustus 1945, bertempat di Gedong Sawah didalam rapat pertama pembentukan KNI yang dihadiri sebanyak 35 orang yang terdiri dari tokoh pemuda, tokoh masyarakat, dan alim ulama. Rapat tersebut menyepakati kepengurusan KNI dengan susunan sebagai berikut :
Ketua                                      : Asep Mudjitaba
Wakil Ketua                            : M. Sukanta
Sekretaris                                : Moh. Jamir
Bendahara                               : R. Natadiredja
Keamanan                               : H. Mardana Moh. Hasan
Kepolisian                               : 1. K.H. Hasbullah
                                                  2. K.H. Jamsari
Penerangan                              : 1. E.M. Kafifi
                                                  2. R.E. Moh Romly Husyi
                                                  3. A. Fatah Marda’i
Kemakmuran                           : 1. R. Suwanta
                                                  2. R. Iton Sastranegara
                                                  3. Djaja Satria
Ketahanan Rakyat/Sabilillah     : 1. Moh. Sidik
                                                  2. Moh. Ahyad
                                                  3. K. Asmawi
                                                  4. K.H. Nahrowi
                                                  5. K.H. Hasan Basri
Kepemudaan                            : 1. M. Suhanda
                                                  2. M. Supena
                                                  3. Muniran
                                                  4. Hari Suhanda
                                                  5. Djamal Alim

Dalam rapat KNI dan telah terbentuknya kepengurusan KNI, KNI berhasil melantik K.H. Abdul Muhyi (Embah Muhyi) dari Parungsapi menjadi wedana Jasinga pertama dan Raden Kamaludin menjadi Camat Jasinga, serta H. Mardana Moh. Hasan menjadi kepala kepolisian dan koordinator Badan Keamanan Rakyat (BKR), serta mualim Abdurahman diangkat menjadi Camat Parungpanjang.

Kepala BKR H. Muhamad Hasan disamping menjadi keamanan dan ketertiban di daerah, juga mengkoordinir pasukan-pasukan kepolisian, Hisbullah, Sabilillah dan pemudanya. Dengan peralatan yang dipunyai kepolisian dan swadaya masyarakat pimpinan BKR mengatur dan menghimpun para alim ulama/kiayi yang berada di daerah-daerah untuk memimpin pasukan-pasukan dalam penyerbuan musuh ke kota Bogor dan sekitarnya.  Para pemuda melakukan gerakan penurunan bendera Dai Nippon dan menahan serta mengusir Jepang yang menguasai perkebunan Jasinga, dan sebagian pemuda memenuhi panggilan masuk kepolisian RI dan menggabungkan diri dengan pasukan Hisbullah Leuwiliang dan ada sebagian masuk kader militer di Tangerang pimpinan Daan Mogot/Sigit dan sebagian lagi mengabungkan dengan BKR /TKR Batalyon III pimpinan H. Dasuki Bakri yang terdiri dari mantan tentara pembela tanah air (PETA) dan Heiho mengabungkan diri dengan BKR. Dari semenjak tahun 1945-1949 masyarakat Jasinga turut serta memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia dari penjajahan Belanda dan Jepang.
Read More

Jumat, 11 Mei 2012

memperbanyak air susu

Apabila anda ingin memperbanyak air susu anda setelah, melahirkan, cobalah resep ini. Ambilah segenggam daun nangka yang masih muda (jangan sampai ada yang pecah). Setelah dicuci bersih, uapkanlah daun itu sampai layu di dalam tanakan nasi atau diuapkan tersendiri. Setelah layu tumbuklah daun nangka itu sampai lebut. Bubuhilah air sedikit, kemudian peraslah dan ambil airnya, bubuhilah air perasan itu dengan gula dan garam secukupnya, lalu diminum. Selain dengan cara di atas, ada cara lain sebagai berikut. Daun nangka yang telah diuapkan itu dimakan dengan sambal sebagai lalap waktu makan nasi.

Read More

Rabu, 09 Mei 2012

Tanggung Jawab Warga Negara Terhadap Bangsa Dan Negara

Ada ungkapan sederhana namun sarat dengan makna, yaitu “maju mundurnya suatu bangsa sangat tergantung kepada tanggung jawab warga negaranya. Sebagai warga negara Indonesia tentu kita tidak ingin negara kita mengalami kemunduran apalagi kehancuran. Oleh karena itu, agar keadaan itu tidak terjadi maka hal penting yang harus diperhatikan secara konsisten dan konsekuen dalam kehidupan sehari-hari.

Bentuk-bentuk sikap dan perilaku warga negara yang mencerminkan perwujudan tanggung jawab terhadap negara dan bangsa, yaitu sebagai berikut :
  1. Memahami dan mengamalkan ideologi nasional kita, yakni Pancasila dalam kehidupan sehari-hari dalam berbgai bidang kehidupan seperti politik, ekonomi, sosial, budaya, dan keamanan.
  2. Menjaga dan memelihara nama baik bangsa dan negara di mata dunia internasional sebagai bangsa dan negara yang merdeka, berdaulat, berperadaban, dan bermartabat.
  3. Menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dengan menghindari sikap dan perilaku yang diskriminatif.
  4. Membina solidaritas sosial sebagai sesama warga negara Indonesia.
  5. Meningkatkan wawasan kebangsaan agar senantiasa terbina rasa kebangsaan, paham kebangsaan, dan semangat kebangsaan pada setiap diri warga negara.

Read More

Tanggung Jawab Warga Negara Terhadap Lingkungan

Sumaatmadja (1998) mengatakan manusia dengan alam, ada dalam konteks keruangan yang saling mempengaruhi. Kadar saling pengaruh tersebut sangat dipengaruhi oleh tingkat penguasan manusia terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek). Setiap warga negara, dipundaknya terpikul tanggung jawab yang tidak ringan dalam hubungannya dengan pengelolaan dan pemanfaatan lingkungan alam tersebut, antara lain dapat diwujudkan dengan contoh sikap dan perilaku sebagai berikut : 
  1. Memelihara kebersihan lingkungan, seperti tidak membuang sampah sembarangan.
  2. Tidak mengekspolitasi alam secara berlebihan, mengingat keterbatasan sumber daya alam yang ada.
  3. Menggunakan teknologi yang ramah lingkungan (environment friendly) agar kebersihan dan keasrian lingkungan tetap terjaga dengan baik.
  4. Pemanfaatan teknologi harus mempertimbangkan lingkungan hidup di mana kita tinggal agar teknologi tersebut justru tidak merusak alam lingkungan kita. “Technology is the application of knowledge by man in order to perform some task he wants done”. Demikian ujar Brown & Brown (1975) perihal pentingnya manusia mengendalikan dan menguasai teknologi agar teknologi tersebut memberikan kemudahan bagi manusia untuk kelangsungan kehidupan manusia.
Read More

Tanggung Jawab Warga Negara Terhadap Masyarakat

Frans Magnis Suseno (1993) bahkan pernah mengatakan bahwa kebermaknaan manusia itu jika ia hidup di masyarakat. Sementara itu Krech, Cruchfield, dan Ballachey (1975) mengatakan “from birth to death live out his life as a member of a society is to be under constant, allpervasive social influence”. Sepanjang hayat dikandung badan, kita tidak akan lepas dari masyarakat, mencari nafkah, serta menerima pengaruh dari lingungan sosial yakni masyarakat.

Sebagai anggota masyarakat setiap indvidu mempunyai tanggung jawab, antara lain diwujudkan dengan sikap dan perilaku sebagai berikut :
  1. Memelihara ketertiban dan keamanan hidup bermasyarakat.
  2. Menjaga dan memlihara rasa persatuan dan kesatuan masyarakat.
  3. Meningatkan rasa solidaritas sosial sebagai sesama angota masyarakat.
  4. Menghapuskan bentuk-bentuk tindakan diskrimniatif dalam kehidupan di masyarakat untuk menghindari disintegrasi masyaraakat, bangsa, dan negara.
Read More

Tanggung Jawab Warga Negara Terhadap Tuhan Yang Maha Esa

Sesuai dengan sila pertama Pancasila yakni Ketuhanan yang Maha Esa, dan UUD 1945 pasal 29 (1) Negara berdasar atas Ketuhanan Yang Maha Esa. (2) Negara menjamin tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu.
Tanggung jawab warga negara terhadap Tuhannya diwujudkan dengan beribadah sesuai dengan keyakinan masing-masing yang dimanifestasikan dalam bentuk perilaku yang dipancari keimanan dan ketaqwaan terhadapNya, seperti dalam berhubungan atau berinteraksi sesama warga negara dalam kehidupan masyarakat. Tuhan YME mengajarkan kepada hamba-hambanya untuk menjalin hubungan yang baik dan harmonis dengan sesama manuisa tanpa memandang ras, warna kulit, bahasa, keturunan atau etnis tertentu. 

Dengan demikian, perwujudan tanggung jawab warga negara terhadap Tuhan YME antara lain dilakukan dengan cara sebagai berikut :
  1. Mensyukuri nikmat yang telah dikaruniakanNya kepada kita semua.
  2. Beribadah kepada Tuhan YME sesuai dengan keyakinan dan kepercayaan yang dianut masing-masing.
  3. Melaksanakan segala perintahNya serta berusha menjauhi atau meninggalkan segala apa yang dilarang oleh Tuhan YME.
  4. Menuntut ilmu dan menggunakannya untuk kebajikan (kemaslahatan) umat manusia sebagai bekal kehidupan baik didunia maupun diakhirat kelak.
  5. Menjalin tali silaturahmi atau persaudaraan guna mewujudkan kehidupan maysarakat yang aman, tentram, damai, dan sejahtera.
Read More

pengertian tanggung jawab

Ridwan Halim (1988) mendefinisikan tanggung jawab sebagai suatu akibat lebih lanjut dari pelaksanan peranan, baik peranan itu merupakan hak maupun kewajiban ataupun kekuasaan. Secara umum tanggung jawab diartikan sebagai kewajiban untuk melakukan sesuatu atau berperilaku menurut cara tertentu.
Purbacaraka (1988) berpendapat bahwa tanggung jawab bersumber atau lahir atas penggunaan fasilitas dalam penerapan kemampuan tiap orang untuk menggunakan hak atau/dan melaksasanakan kewajibannya. Lebih lanjut ditegaskan, setiap pelaksanaan kewajiban dan setiap penggunaan hak, baik yang dilakukan secara tidak memadai maupun yang dilakukan secara memadai pada dasarnya tetap harus disertai dengan pertanggungan jawab, demikian pula dengan pelaksanaan kekuasaan.

Dalam menggunakan haknya setiap warga negara harus memperhatikan beberapa aspek, sebagai berikut :
1.    Aspek kekuatan yaitu kekuasaan atau wewenang untuk melaksanakan hal tersebut. Setiap hak walaupun betapa besarnya dan betapa pun juga mutlaknya, namun pemegangnya tidak mempunyai kekuatan atau kekuasaan/wewenang untuk menggunakannya maka tentu saja segala hal tersebut tidak ada gunanya sama sekali.
2.  Aspek perlindungan hukum (proteksi hukum) yang melegalisir atau mensahkan aspek kekuasaan atau wewenang yang memberi kekuatan bagi pemegang hak mutlak untuk menggunakan haknya tersebut.
3. Aspek pembatasan hukum(restriksi hukum) yang membatasi dan menjaga jangan sampai terjadi penggunaan hak oleh suatu pihak yang melampaui batas (kelayakan dan kepantasan) sehingga menimbulkan akibat kerugian bagi pihak lain. (Ridwan Halim, 1988:178).

Dalam melaksanakan kewajiban maka aspek-aspek yang perlu diperhatikan adalah sebagai berikut :
1. Aspek kemungkinan dalam arti kelogisan bahwa pihak yang berkewajiban itu sungguh mungkin dan mampu untuk dapat mengemban kewajibannya dengan sebagaimana mestinya.
2.  Aspek perlindungan hukum yang melegalisir atau mensahkan kedudukan pihak yang telah melaksanakan kewajibannya sebagai orang atau pihak yang harus dilindungi dari adanya tuntutan atau gugatan terhadapnya, apabila ia telah melaksanakan kewajibannya dengan baik.
3.  Asepk pembatasan hukum, yang membatasi dan menjaga agar pelaksanaan kewajiban oleh setiap pihak yang bersangkutan jangan sampai kurang dari batas minimalnya sehingga menimbulkan kerugian bagi pihak lain.
4. Asepk pengecualian hukum yang merupakan suatu aspek yang memuat pertimbangan “jiwa hukum” dalam menghadapai pelaksanaan kewajiban oleh seseorang atau suatu pihak yang tidak memadai.

Aristoteles mengatakan bahwa warga negara yang bertanggung jawab adalah warga negara yang baik, sedangkan warga negara yang baik ialah warga negara yang memiliki keutamaan (exellence) atau kebijakan (virtue) selaku warga negara. Plato mengemukakan ada empat keutamaan atau kebajikan yang dihubungkan dengan tiga bagian jiwa manusia. Keempat kebijakan itu ialah :
Keutamaan atau kebajikan
Jiwa manusia
1.    Pengendalian diri (temperance)
2.    Keperkasaan (fortitude)
3.    Kebijakan atau kearifan
4.    Keadilan
1.     Nafsu (ephitumia)
2.     Semangat (thumos)
3.     Akal (nous)
4.     Nafsu, semangat, dan akal

Dalam pandangan Aristoteles, keutamaan atau kebajikan bagi setiap manusia sesuai dengan fungsi dan peranannya yang harus dilihat secara utuh. Berkenaan dengan kebajikan atau keutamaan selaku warga negara. Arsitoteles mengatakan bahwa fungsi warga negara itu berbeda-beda satu dengan yang lainnya, bahkan dalam suatu negara, sesungguhnya terdiri dari warga negara yang beragam atau berbeda-beda. “the virtue of all the citizens cannot therefore, be one….”demikian ungkapan singkat Aristoteles. Maknanya adalah kebajikan seluruh warga negara tidak mungkin hanya satu, melainkan sesuai dengan kepelbagaian fungsi dan peranan seseorang dalam negara, demikian juga kepelbagaian keutamaan atau kebajikan itu. 

Warga negara yang bertanggung jawab (civic responsbility) berupaya seoptimal mungkin untuk melaksanakan dan menggunakan hak dan kewajibannya sesuai dengan cara menurut aturan yang berlaku. Dalam melaksanakan tanggung jawab sebagai warga negara, dipandang penting untuk diketahui ruang lingkup tanggung jawab yang harus diemban. Dilaksanakan setiap warga negara tersebut, meliputi :
1. Tanggung jawab pribadi, seperti tanggung jawab terhadap Tuhan YME, tanggung jawab terhadap diri sendiri, dan
2. Tanggung jawab sosial (social responsibility), seperti tanggung jawab terhadap masyarakat, tanggung jawab terhadap lingkungan, tanggung jawab terhadap bangsa dan negara.
Read More

Selasa, 08 Mei 2012

edit foto online di situs picjoke

picjoke.net merupakan layanan edit foto secara online dengan berbagai efek foto dan bingkai foto yang bagus. Kita dapat melakukan kolase foto dengan foto-foto diri sendiri, teman, anak, orang tua, teman sekelas, bahkan boss kita dan orang-orang yang kita sayang. Untuk membuat berbagai variasi foto di picjoke.com kita tidak perlu repot, penggunannya sangat sederhana bahkan dalam waktu hitungan detik kita bisa membuatnya dan menyimpannya di komputer kita, untuk di bagikan kepada teman atau juga untuk koleksi pribadi dan di buat album. Berikut cara edit foto di picjoke.net : 

  buka situs picjoke.net tampilannya akan seperti di bawah ini
 
kemudian klik bendera terserah anda, tapi untuk mempermudahnya kita klik saja bendera Indonesia, kemudian akan terlihat seperti gambar di bawah ini.
 

kemudian klik efek oleh tanggal yang berada di sebelah kiri, di situ tertera tanggal, kemudian Pilih favorit efek foto atau bingkai foto, sebagai contoh kita akan memakai efek Efek N 109, kemudian klik browse untuk foto yang ada di komputer kit, setelah itu klik membuat gambar, yang berada di bawah tulisan browse. 
 
gambar sudah jadi, dan kita bisa menyimpannya di komputer, klik simpan ke disk letaknya berada di sebelah kiri bawah
 
 kita juga bisa share ke facebook atau twitter

 
Read More