Selasa, 26 Juni 2012

manusia hidup didunia tak akan lepas dari cobaan

"Janganlah kamu merasa heran seandainya terjadi kesulitan-kesulitan yang selama kamu hidup di dunia ini. Maka sesungguhnya dunia ini tidak diciptakan, melainkan telah menjadi hak atas sifatnya (yang penuh dengan cobaan) serta telah menjadi kepastian sifatnya".

Segala macam keadaan di dunia ini, baik yang berupa kebaikan maupun keburukan, adalah merupakan cobaan dari Allah. Bagi seseorang yang mendapatkan cobaan berupa kebaikan, maka ia dituntut untuk melaksanakan hak kebaikannya itu. Beigtu pula bagi mereka yang mendapatkan cobaan berupa keburukan maka ia dituntut untuk sabar dan tawakkal, sebagaimana yang diperintahkan Allah lewat Al-Qur'an Surat Az-Zumar ayat 10, yang artinya : 
"Bahwasannya hanyalah orang-orang yang sabar yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas (hitungan)".

Demikianah, Allah telah menjanjikan pahala yang besar bagi orang-orang yang sabar. Dalam hal ini, kita patut pula memperhatikan dan merenungkan perkataan Khalifah Umar bin Khotob sebagai berikut ini : 
"Jika kamu bersabar, tetap berlalu ketentuan Allah dan kamu mendapatkan pahala. Dan jika kamu mengeluh, juga tetap berlalu ketentuan Allah dan kamu mendapatkan dosa (akibat ketidak kesabaranmu)".

Seringkali, ketidaksabaran manusia dalam menerima cobaan adalah ketika apa yang diharapkan dan diinginkan tidak terpenuhi. Dalam hal ini, kita perlu merenungkan kata-kata Abu Thurobi berikut ini agar kita tidak termasuk kedalam golongan orang yang suka mengeluh dan tidak sabar.
kata-kata tersebut adalah : 
"Wahai manusia, kalian mencintai tiga perkara, sedangkan tiga perkra itu bukanlah milik kalian, yakni : 
  1. Kalian mencintai jiwa, sedangkan jiwa itu milik hawa nafsunya
  2. Kalian mencintai ruh, sedangkan ruh itu milik Allah
  3. Kaian mencintai harta, sedangkan harta itu milik ahli waris
Dan kata-kata selanjutnya : 
"Ketahuilah bahwa kalian mencari dan membutuhkan dua perkara, sedangkan dua perkara itu tidaklah kalian temukan di dunia ini, melainkan kalian temukan di akhirat, yaitu kesenangan dan kebahagiaan yang bersifat abadi".

Karena itu jika seandainya kita mengharapkan atau menginginkan sesuatu, kemudian apa yang kita harapkan dan kita inginkan itu tidak terpenuhi, maka hendaklah kita bersabar. Karena hal ini mungkin belum menjadi milik kita.

0 komentar

Poskan Komentar