Wednesday, 27 June 2012

menerima ketentuan Allah dengan ikhlas

"Tidaklah meninggalkan kedunguan sedikitpun (sangat bodoh) orang yang menghendaki perubahan di dalam waktu (yang telah ditentukan) menuju kelain waktu yang Allah telah menampakannya di dalam waktu itu". 
 Adalah sudah menjadi keyakinan orang-orang mukmin, bahwa Allah adalah Dzat Yang Maha Menentukan segala-galanya di dunia ini. Kehendak dan irodat-Nya sedikit pun tidak ada dapat menghalangi atau mengubahnya. 

Karena itu kita sebagai hamba-Nya yang tidak mampu sedikitpun menentukan kehidupan kita sendiri. Hendaknya berusaha/berikhtiar dengan sekuat tenaga dan kemudian dengan rela dan lapang dada menerima hasilnya yang memang sudah merupakan ketentuan Allah. Dan sesungguhnya ketentuan Allah tersebut adalah juga merupakan nikmat yang harus kita syukuri, sebagaimana Rosulullah juga menysukuri nikmat yang telah diterimanya : 
"Ya Allah Tuhan kami, jagalah kami agar supaya selalu ingat kepada-Mu, dan tetap bersyukur kepada-Mu, serta jadikanlah kami termasuk orang yang bagus di dalam mengabdi kepada-Mu".

Demikianlah itulah do'a  yang sering diucapkan oleh Rosulullah pada tiap-tiap selesai melaksanakan sholat fardhu untuk menysukuri nikmat yang telah diterimanya.

0 comments

Post a Comment