Saturday, 11 February 2012

kebun tebu dan pijar-pijar matamu

sepasang mata yang selalu menatapku
adalah telaga damai milikmu
tempat segala resah diredakan setelah
bertahun menyeret kebimbanganyang melelahkan
dan beratus kekalahan yang sia-sia dari seribu
pemberontakan tak terpadamkan
ingin ku sejenak istrahat
meneguk segelas
air dingin yang menyejukan
dari sepasang mata
telaga kasih
milik
mu

Totok SK.

0 comments:

Post a Comment

Newer Post Older Post Home

About Me

My Photo
Cobaan yang datang itu seperti hujan yang turun ke bumi, kita bisa memilih diam menunggu ataukah menari bersamanya dengan gembira
 
 

Templates by Nano Yulianto | CSS3 by David Walsh | Powered by {N}Code & Blogger