segala rindu lapar terkapar

malam rindu malam pengantin, kekasih
lapar, semangkok mie
adalah menabung buat malam musim dingin

malam rindu malam burung hantu, kekasih
kepak di siang
adalah pelabuhan untuk ingin yang karatan

malam rindu malam mati lampu, kekasih
gelap sepercik nur
adalah (a+b) (a-b) bagi a2-b2

malam rindu malam mata
perut dan tangan menggapai-gapai
warna laut rasa dalam, menyelam
tak sampai-sampai, lunglai

Teguh O'wijaya, Jakarta
Share on Google Plus

About abah parakanca

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.