Wednesday, 4 April 2012

cara mengobati luka bakar

Jika seseorag menderita luka bakar tahap pertama kulit akan berwarna merah dan terasa sakit, pada tahap kedua, luka bakar lebih dalam dan mulai melepuh. Pada tahap ketiga kulit menjadi hitam, atau putih dan banyaknya cairan yang hilang dapat meyebabkan shock. Berikut beberapa luka bakar dan cara pencegahannya.

Luka Bakar Kecil 
Gunakan es atau air dingin selama 10-15 menit untuk mengurangi keparahan dan rasa sakit. Tidak diperlukan penutupan dengan kasa apabila tidak terjadi pelepuhan, ulangi perawatan dengan air dingin dalam beberapa jam berikutnya, kemudian ulangi lagi sesudah beberapa jam atau lebih jika masih pedih. 

Melepuh
Tutuplah daerah terbakar dengan penutup kasa bersih dan gantilah sering kali. Jangan gunakan krim atau salep, atau menutupnya dengan kapas atau sejenisnya. Kapas yang menempel pada kulit aka memperlambat penyembuhan. Biarkan saja pelepuhan yang kecil. Pelepuhan yang besar mungkin memerlukan pemisahan, tetapi harus menggunakan kasa yang bersih dan antiseptik untuk mencegah infeksi.

Luka Bakar Besar 
Lepaskan setiap pakaian yang menempel pada daerah yang terbakar. Segera cuci dengan air dingin, tutup dengan kasa dan balut. Gunakan kain basah yang bersih atau handuk untuk luka yang lebih besar. Jangan gunakan krim atau salep dan jangan tusuk bagian yang melepuh. Berikan pasien minuman dingin agak sering untuk mengganti kehilangan cairan. Apabila luka bakar meliputi areal yang luas dari tubuh, biasanya selalu di ikuti shock. 

Terbakar Matahari 
Jika kulit merah, gunakanlah kompres air dingin dan lembab, perbanyak minum, hilangkan rasa sakit dengan aspirin atau parasetamol. Krim pelembut mungkin dapat menolong. Jika dilanjutkan dengan pelepuhan pergilah ke dokter. 

Terbakar Zat Kimia 
Cucilah bagian yang terbakar dengan air sebanyak-banyaknya selama 10-15 menit. Untuk luka yang terbakar karena asam, berikan larutan bicarbonat lemah dalam air. Larutan tersebut akan menetralkan asam. Untuk luka bakar karena basa, gunakan cuka dana air. 
jika yang terbakar adalah mata, cuci dengan air sebanyak-banayknya selama 10 menit sebelum melakukan sesuatu. Segera lakukan hal tersebut sebelum mencari dokter. Jika yang terbakar adalah muka, batang tenggorokam bisa rusak. Oleh karena itu, jagalah agar lalu lintas udara bebas. Luka bakar yang meluas membutuhkan suntikan tetanus. 
Jika baju anda terkena api, jangan lari, karena hal ini akan bebesarkan api. Bergulinglah di tanah sebagai usaha untuk mematikan api. Jika baju seseorang terbakar, ambilah jubah atau selimut, lilitkanlah sekeliling badan korban, dan gulingkanlah di tanah, agar api segera mati. 

Terkena Aliran Listrik 
Tersengat aliran listrik dapat menyebabkan terbakar, jantung berhenti, atau pernafasan jadi lumpuh. Kecelakaan dari listrik tegangan rendah biasanya tidak serius, tetapi dapat juga berbahaya apabila korbannya adalah anak kecil. 
Korban biasanya tak dapat membebaskan dirinya dari sengatan aliran listrik bila listrik bertegangan tinggi. Oleh karena itu, jangan sentuh orang itu sampai sumber listrik dimatikan. Kalau tidak, anda akan terkena aliran listrik juga. Berteriaklah minta bantuan, jika anda dapat mematikan aliran listrik, doronglah korban menjauh dengan sepotong kayu kering, tali atau secarik kain. Jangan gunakan bahan logam atau sesuatu yang basah. Berdirilah di atas karet, kertas atau kayu.
Jika pernafasannya berhenti, berikan pernafasan buatan (mulut ke mulut). Panggilah dokter karena mungkin akan lebih serius akibatnya.

semoga bermanfaat

0 comments

Post a Comment