Tuesday, 10 April 2012

Obat Stress

Ganggan fisik dan jiwa yang berupa gangguan emosi atau tekanan jiwa sebagian orang dikatakan sebagai stress. Secara medik stress berari suatu kondisi ataus situasi mental yang tidak nyaman atau tidak pada tempatnya. Namun, apa yang dirasakan sebagai stress bagi seseorang, malahan merupakan bumbu hidup bagi orang lain. Hal itu tergantung pada pribadi masing-masing dalam menyiasati resiko terjadinya stress. 

Stress juga merupakan salah satu hal yang dapat mengganggu keseimbangan hidup. Sebagian besar dialami masyarakat kota besar. Ritme kehidupan kota besar yang penuh aktivitas sepanjang minggu meningkatnya peluang timbulnya stress. Stress biasanya menyerang siapa saja dan muncul kapan saja. Tumpukan pekerjaan, banyaknya tugas dan pekerjaan rumah bagi pelajar, kemacetan di jalan raya, masalah dengan rekan atau teman, dan masalah lain yang akan banyak dihadapi selama beraktivitas. 

Adanya stress tidak harus membuat seseorang risau karena stress sebenarnya juga menjadi tantangan yang mendorong manusia untuk tetap berkarya. tubuh dan jiwa yang tidak mampu menahan beban stress, maka stress akan berubah menjadi ancaman yang tidak jarang meluluhlantahkan hidup seseorang. Untuk merelaksasikan tekanan kehidupan tersebut dilakukan dengan melakukan hal yang tidak sama dengan kegiatan yang rutin dilakukan sehari-hari. Orang sering menyebutnya berekreasi atau melakukan hiburan. 

Para ahli menyatakan bahwa untuk mengurangi tingkat tekanan kehidupan bagi seseorang dapat dilakukan dengan berkomunikasi. Kegiatan berbincang-bindang dengan keluarga, teman, atau orang terdekat terbukti efektif mengurangi stress. Permasalahan yang dihadapi sedikit demi sedikit berkurang dengan cara disampaikan kepada orang lain untuk dicarikan pemecahannya, pendapatnya, atau tanggapan sehingga melegakan tekanan kehidupan tersebut. 

Ada tiga aspek yang dapat menyerang seseorang yang stress, yaitu aspek mental, fisik, dan fisiologi. Stress berat akan mempengaruhi mental bisa membuat seseorang berkeinginan bunuh diri. Sementara stress bisa berpengaruh pada aspek fisiologi seperti diare atau tidak bisa buang air besar. Pengaruh yang paling sering terjadi ialah aspek fisik akibat stress yaitu penyakit gangguan jantung, paru-paru, dan penyakit lain. 

Akibat yang paling sering dialami adalah penyakit jantung karena saat seseorang stress ada bagian hypothalamus dalam otak yang menghasilkan adrenalin. Dengan demikian, napas mengambil oksigen berlebihan. Justru jika oksigen berlebihan dalam tubuh dapat menjadi toksik atau racun. 

Tips meminimalisasi tingkat stress : 
  • cukup istirahat 
  • lakukan proses relaksasi untuk melepaskan kepenatan
  • Luangkan waktu libur dengan baik dengan cara melakukan kegiatan yang menyenangkan 
  • komunikasi atau membagi masalah yang dihadapi dengan orang orang-orang terdekat
  • kendalikan emosi 
  • konsumsi makanan sehat dan bergizi 
  • Selalu bersyukur dalam segala sesuatunya dan
  • Selalu mengingat Allah

0 comments

Post a Comment