Friday, 9 March 2012

Serba serbi ensiklopedia

Keponakan laki-laki Plato, Speusippas di Athena tahun 370 sebelum masehi, tercatat sebagai orang pertama yang menyusun ensiklopedia. Sedang ensiklopedia pertama yang dikerjakan oleh orang Inggris adalah Liber Exerptionium, tahun 1140 di St. Victor's Abbey, Paris, penyusunnya ialah seorang rahib bangsa Skot, Richard, yang meninggla tahun 1173.

Ensiklopedia terbesar sampai saat ini justru dihasilkan oleh bangsa China tahun 1403-1408, berisi 22.937 bab manuskrip, dikerjakan oleh 2000 ilmuwan bangsa China, Great Standart Enyclopedia of young-lo Ta Tien.. sementara ensiklopedia yang tersohor luas pembahasan isinya adala Encyclopedia Brittanica, ditertibkan pertama kali 215 tahun yang lalu. Tepatnya di Edinburg Skotlandia, bulan Desember 1768, edisinya yang ke-24terdiri dari : 28.380 halaman, 34.696 artikel, 22.670 ilustrasi dan 36.674.000 kata. Disunting kini di Chicago dan London, ditunjang oleh krida sejumlah 10.326. ahli perlbagai bidang. 

Mengenai perkembangan ensiklopedia di Indonesia pernah muncul dugaan menarik. Pamusuk Eneste (Kompas Minggu, 18 April 1982) menyatakan bahwa tradisi ensiklopedia belum mantap di negeri ini (Siapa bisa membantah), dan kemudian ia menyatakan pula bahwa kita sampai hari ini baru mengenal tiga terbitan ensiklopedia.

anggapan baru tiga itu kurang benar, jauh sebelum merdeka telah terbit sebuah ensiklopedia tentang Indonesia. Terbit di Den Haag (1906), terdiri 4 jilid : Encyclopedia van Nederlandsche-Indie. Tentu saja berbahasa Belanda dengan isi pokok bahasan tentang Indonesia. Edisi keduanya terdiri 8 jilid yang dikerjakan antara tahun 1917-1939. Sesudah merdeka, tradisi ensiklopedia kita mulai hidup, menurut data agak kuo, Bibliografi Perkamusan dan Ensiklopedia (Lembaga Bahasa Nasional, 1974) perkembangan terbitan ensiklopedia kita bisa disimak, antara lain tercatat : Adi Negoro, ensiklopedia umum dalam bahasa Indonesia (bulan bintang 1954). Terbit  1 jilid dan terlalu bagus untuk disebut ensiklopedia. Kemudian Ensiklopedia Indonesia (Van Hoeve) tanpa tahun 3 jilid, ensiklopedia umum (Kanisus, 1973. 1 jilid) terakhir muncul terbitan yang lebih mewah dan lebih baik, ensiklopedia Indonesia (ikhtiar baru-van Hoeve, 1980), direncanakan terdiri 6 jilid, tetap baru muncul 3 jilid, walaupun pekerjaan ini sudah dimulai sejak tahun 1973. 

Selain ensiklopedia umum, dinegeri kita ini pernah pula diterbitkan sejumlah ensiklopedia khusus subjek, antara lain : A. Abdurachman, ensiklopedia ekonomi keuangan, perdagangan/Inggris-Indonesia, (Pradnya Paramita, 1976,  4 jilid), Sumarno Markam, ensiklopedia medika untuk umum (Bhratara, 1972. 1 jilid), Hussain Munaf, ensiklopedia Islam Ichtisar (Gunung Agung, 1959. 1 jilid) , Nefo Encyclopedia : Kamus pengetahuan umum dan politik (Sumber Ilmu, 1967). Terbit di Jember, 1 jilid. Selanjutnya karya S. Surjo Untoro, ensiklopedia sosialisme (Ksatrya, 1963). terbit 1 jilid di Surbaya. Bagi yang ingin mengetahui seluk beluk wayang, telah terbit ensiklopedia wayang purwa I (Ditjen Kebudayaan P dan K, tanpa tahun, 1 jilid. Kemudian Yayasan Kanisius Yogyakarta menerbitkan ensiklopedia populer untuk remaja. Kelaktentulah daftar ensiklopedia ini akan semain panjang.

Memang cukup banyak terbitan ensiklopedia yang ditawarkan dipasaran. Untuk terbitan ensiklopedia asing biasanya penjualannya dilakukan para salesmen yang menjajakan dari rumah ke rumah. Bahan dengan sistem kredit. Ensiklopedia memang dikoleksi kantor-kantor atau perorangan dengan pelbagai motif. Terbitan satu ini memang molek, terlebih lagi mahal. hingga mungkin karena kerennya dan mahalnya banyak orang merasa kurang bila pada salah satu sudut ruang tamunya tidak ditenggeri jajaran terbitan bazaar intelektual ini. Namun di balik keinginan orang untuk memajang ensiklopedia di rumahnya entah untuk apa.

0 comments

Post a Comment